skip to content

Imigration Sucks.....!!!

Yup, asli menyebalkan banget...

14 Agustus 2008
HRD kantorku mulai menguruskan pasport buat aku, maklum mau dikirim tugas ke Singapore, tapi belum punya pasport, hehehe. Semua dokumen diuruskan dia, walaupun cukup lama antri, namun semua selesai dalam sehari. Yang bikin bingung masi harus nunggu hampir seminggu untuk foto.

Lama banget ya ... ? Ya wes lah.... it's okay, tokh aku masih berangkat minggu depan.

20 Agustus 2008
Karena foto (dan ternyata juga wawancara) tidak bisa diwakilkan, maka aku harus datang sendiri ke kantor imigrasi (Kemayoran, Jakarta Pusat), no problem deh, tokh aku juga kos deket sini dan ke kantor juga gak jauh.

Jam 8 pagi (kurang malah) aku sampe ke kantor imigrasi. Disuruh menyerahkan slip bukti untuk foto ke sebuah loket (entah apa namanya), disuruh tunggu. Nah disini mulailah kekesalan itu. Masak mau bayar aja disuruh nunggu ? kalo cuman 10 atau 20 menit masih mending, ini SATU JAM !!!! Bussseeettttt....!!!!! SATU JAM !!!

Mencoba berpikir positif aku tidak mengeluh (ini mengeluhnya baru setelah semua ini berakhir, :D). Akhirnya antri foto... kekesalan bertambah ketika melihat banyaknya calo yg masuk ke ruang foto dan beberapa saat kemudian, orang-orang yang dibawanya dapat masuk dengan cepat =_=!

setengah jam menunggu aku akhirnya mencoba melongok kedalam, kemudian aku liat kalo ada dua tumpukan (map berisi data orang-orang yg akan dipanggil), salah satu tumpukan dibacakan dengan cepat satu tumpukan lagi jarang-jarang diambil. Hampir sejam berlalu akhirnya aku sadar kalo tumpukan yang satu ini (yg cepet berkurang dan bertambah) tempatnya para calo-calo tadi menaruh map klien-klien mereka, bukan hanya calo, beberapa pegawai kayaknya ikut-ikutan menaruh map-map "titipan".

kesal, akhirnya aku masuk saja (nyelonong), dan langsung (dengan muka garang, serasa nahan beol 7 hari) menanyakan "Saya harus tunggu berapa lama lagi nih ?". Mungkin kaget karena ada yang nyelonong, si penyortir (dan pemanggil) jadi salah tingkah. "Ehm... mmm, namanya siapa Pak ?". Setelah disebutkan namanya, dia mencari-cari di salah satu tumpukan (bisa ditebak di tumpukan mana?). Dan berkata, "Oh, ini pak 3 map lagi...."

Saya keluar (masih dengan wajah garang, kali ini nahan kentut), dan tetap melongok mengintip kedalam (dari jendela kaca, jadi jelas dia bisa lihat muka garang saya). Entah mengapa, map-map yg berada di tumpukan saya langsung dibacakan semua. Saya pun dipanggil masuk, dan kemudian foto. Untuk antri foto saja saya membutuhkan waktu hampir DUA JAM !!!!

Masih harus nunggu wawancara setelahnya (yang ini mungkin gak ada yang main serobot, karena antrian terusan dari foto yang tadi), tidak selama tadi, meskipun masih harus antri hampir SATU JAM!!!.

Wawancara sendiri cuman 5 menit. Trus aku tanya (gak pake muka garang, udah kentut ama beol soalnya) kapan bisa ambil pasportnya. Dia bilang, "tanyakan di loket depan ya Pak." Oke, makasih. Aku kemudian ke loket pengambilan pasport untuk menanyakan kapan aku bisa ambil pasport, dengan harapan akan mendapat jawaban "Besok ya pak diambil pasportnya..." atau minimal "Wah, maaf pak. Ini baru besok lusa jadinya". Harapan tinggal harapan....

"Maaf pak, ini karena sistem baru. Kita gak bisa menjanjikan apa-apa. Takutnya salah. Coba bapak kembali lagi tanggal 28 atau 29 deh." (catatan : 28/29 berarti 8/9 hari dari hari ini)

Speechhlessssss......
DELAPAN HARI!!???
SEMBILAN HARI????????

%$!^#@*%#(#)&)&@^%$$@#!, WHAT THE **** !!!!

Catatan tambahan :
Setelah 3,5 jam di imigrasi, hanya untuk antri foto [yg cuman 2 menit] dan wawancara [yg gak lebih dari 5 menit], akhirnya aku kembali ke kantor. Mendapat kabar masih 8 atau 9 hari lagi jadi, HRD ku panik (secara, minggu depan mustinya aku udah harus ada di Singapore). Dia menelpon dan mencoba konfirmasi. Inilah (kurang lebih) jawaban yg diterimanya :

"Aduh maaf ya Bu, sistem kita ini masi baru, jadi emang masi lambat. Kalo mau anda bisa cek disini tiap hari kalo mau tau pasportnya udah jadi atau belum".

Catatan dari saya :
Sistem imigrasi emang baru, 3 bulanan yang lalu temen kantor ngurus gak seperti ini. TAPIIIII.... ini sistem udah 1 bulan deh rasanya, dan masi lambat ? Sistem baru dimaksud untuk lebih baik, tapi kalo udah sebulan masi aja lambat, ya berarti sistem barunya gak bagus, atau orang-orangnya gak qualified.

Comments

wahhh jangan gitu dong...

wahhh jangan gitu dong... aku baru masuk IT nya nihh di kntr imigrasi,.... semoga berubah dech yachhh.......

Well, begitulah keadaan

Well, begitulah keadaan birokrasi negara ini.

saya jadi teringat ucapan seseorang : "Indonesia bukan negara miskin, yang miskin itu negaranya. buktinya orang jual apapun di indonesia selalu laku."

Setuju... :)

Setuju... :)

Kalau di Batam, urus

Kalau di Batam, urus Passport sendiri tidak melalui calo cuma 1 hari Mas.
Hari Selasa ini datang menyerahkan berkas, hari Selasa minggu depan datang wawancara dan foto. Baru Selasa minggu depannya lagi ambil Passport. Nahh...cuma 1 hari Selasa aja khan :)
Sama Mas, gak beda jauh di sini...

Hahaha... bisa aja nih...

Hahaha... bisa aja nih...

Anda benar!! Emg bikin

Anda benar!! Emg bikin program kayak apa seh.. pas aku bikin pasport juga alesane sama.. programe sek error.. cape dech.. payah banget IT nya!!

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
nine - = two
Solve this math question and enter the solution with digits. E.g. for "two plus four = ?" enter "6".